Target Produksi Minyak Rokan 400 Ribu Barel per Hari 2034: Yakin Tercapai






Optimisme Penyaluran Minyak oleh PHR pada Tahun 2034

Optimisme Target Produksi Minyak di WK Rokan oleh Wakil Ketua Komisi VI DPR RI

Pekanbaru, FraksiGerindra.id – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, mengungkapkan optimisme bahwa target produksi minyak di Wilayah Kerja (WK) Rokan sebesar 400 ribu barel per hari pada tahun 2034 dapat tercapai. Keyakinan tersebut didasarkan pada inovasi teknologi yang dikembangkan oleh PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), termasuk penerapan teknologi injeksi kimia yang telah menunjukkan hasil positif dalam meningkatkan produksi di Lapangan Minas.

Kunjungan Kerja Komisi VI DPR RI ke Fasilitas PHR di Minas

Pada Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VI DPR RI, Andre menyatakan optimisme tersebut saat berada di fasilitas operasi PHR di Minas, Riau, pada Kamis (18/6/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat upaya PHR dalam mendukung peningkatan produksi minyak nasional. Salah satu inovasi yang berhasil adalah penerapan teknologi injeksi kimia untuk meningkatkan perolehan minyak dari lapangan yang telah lama berproduksi.

Peningkatan Produksi Minyak dan Proyeksi di Kawasan Minas

Menurut Andre, teknologi injeksi kimia telah memberikan tambahan produksi sekitar 2.000 barel per hari di Lapangan Minas, dengan proyeksi kenaikan produksi hingga akhir tahun 2026. Produksi minyak di Minas diharapkan mencapai 70 ribu barel per hari pada periode 2028-2029, sebagai langkah menuju target produksi WK Rokan 400 ribu barel per hari pada 2034.

PHR telah menerapkan berbagai teknologi untuk meningkatkan produksi, termasuk pengeboran masif dan pengembangan teknologi peningkatan perolehan minyak. Andre menyatakan bahwa strategi yang dilakukan PHR telah tepat, namun perlunya dukungan dan pengawalan dari DPR RI untuk mencapai target peningkatan produksi yang ditetapkan.

“Menurut saya teman-teman ini sudah on the track, tinggal kita kawal, kita dukung terus sehingga target-target dari inovasi mereka bisa tercapai,” ungkap Andre.


Source link