Warga terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) menerima bantuan 10.000 paket sembako dan 10.000 selimut dari Fraksi Partai Gerindra DPR RI. Bantuan tersebut disalurkan dalam kegiatan Bakti Sosial Fraksi Partai Gerindra DPR RI Peduli Bencana Gempa NTT di Paroki Sok Rutung, Desa Golo Pongkor, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Senin (28/9/2026).
Bendahara Fraksi Partai Gerindra DPR RI Novita Wijayanti menyerahkan langsung bantuan itu kepada masyarakat. Menurut dia, paket sembako dan selimut tersebut ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang masih menghadapi dampak gempa selama proses pemulihan berlangsung.
“Bantuan ini kami harapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar pascabencana gempa,” kata Novita saat penyerahan bantuan di NTT.
Dukungan tidak berhenti pada bantuan logistik
Novita menilai perhatian terhadap masyarakat terdampak bencana perlu dijaga secara berkelanjutan. Penyaluran bantuan logistik, kata dia, merupakan bagian dari respons awal untuk mengurangi beban warga ketika kebutuhan pangan dan kebutuhan dasar masih menjadi persoalan.
Namun, dia menegaskan dukungan bagi korban gempa tidak semestinya berakhir setelah bantuan disalurkan. Masyarakat tetap memerlukan pendampingan dan perhatian agar dapat kembali menjalani kehidupan secara normal setelah melewati masa sulit.
“Kepedulian terhadap korban bencana perlu terus dijaga agar masyarakat tidak merasa menghadapi masa sulit seorang diri,” ujar Novita.
Anggota Komisi V DPR RI itu juga menekankan pentingnya solidaritas dan gotong royong selama masa pemulihan. Menurutnya, pemulihan membutuhkan keterlibatan dan koordinasi berbagai pihak, bukan hanya penanganan kebutuhan darurat pada tahap awal.
Percepatan pemulihan dan pembangunan fasilitas
Selain pemenuhan kebutuhan dasar, Novita menyoroti perlunya mempercepat penanganan serta pembangunan kembali fasilitas yang terdampak gempa. Pemulihan, menurut dia, tidak cukup hanya dengan memastikan warga memperoleh bantuan sementara, tetapi juga harus mencakup pengembalian fungsi sarana yang dibutuhkan masyarakat.
“Penanganan dan pembangunan perbaikan pascabencana tentunya harus segera dipulihkan,” ucap Novita.
Ketua Umum PP PIRA tersebut berharap proses pemulihan dilaksanakan secara terukur dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat dan kondisi wilayah yang terdampak bencana. Ia juga meminta agar langkah pemulihan jangka panjang disusun melalui koordinasi yang jelas antarlembaga.
“Untuk itu, proses percepatan pemulihan harus segera diselesaikan. Sehingga, koordinasi antar lembaga penting agar kebutuhan masyarakat dapat ditangani secara efektif dan tidak berjalan secara terpisah,” kata Novita.
Novita merupakan legislator dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah VIII yang meliputi Banyumas dan Cilacap.










