Pada Selasa (4/3) malam, seorang remaja berinisial VVS (16) dari Desa Sembung, Kecamatan Sukorame di Lamongan, mengalami luka setelah ditembak dua kali menggunakan airsoft gun oleh dua pemuda, A (24) dan AAN (17). Kronologi penembakan ini diungkapkan oleh Kapolres Lamongan, AKBP Bobby A Condro Putra. Kejadian ini berawal ketika VVS sedang melintas di Jalan Sukorame-Kedungadem sekitar pukul 23.30 WIB. Saat menyalip sepeda motor yang dikendarai oleh A dan AAN, kedua pelaku langsung mengejar VVS karena tidak terima disalip. Dari jarak sekitar 1,5 meter, pelaku A melepaskan tembakan pertama menggunakan airsoft gun. Meskipun korban berusaha melarikan diri, pelaku berhasil mendekat dan menembakkan peluru gotri untuk kedua kalinya, menyebabkan VVS mengalami luka serius. Meski dalam kondisi terluka, VVS melaporkan kejadian ini ke Polsek Sukorame. Hingga saat ini, kasus ini masih dalam penyelidikan. Temukan berita menarik lainnya di JPNN.com Jatim di Google News.
Riwayat Penembakan Remaja Lamongan: Kronologi Pemuda Gunakan Airsoft
Read Also
Recommendation for You
Kasus dugaan penganiayaan di wilayah Lakarsantri, Surabaya, memunculkan konflik antara dua pihak. Dua perempuan, GPZ…
Kasus Korupsi Penyimpangan Pengelolaan Belanja Hibah SMK Swasta Tahun Anggaran 2017 tengah menjadi fokus penyelidikan…
Pengadilan Negeri Sumenep Madura telah memutuskan untuk menjatuhkan hukuman kebiri dan penjara selama 20 tahun…
Penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait pengelolaan kegiatan jasa pelabuhan di Pelabuhan Tanjung Tembaga,…
Ketua PCNU Magetan, KH Susanto, telah melaporkan seorang Kepala Desa Kebonagung di Kabupaten Madiun dengan…
Polrestabes Surabaya melakukan penyitaan terhadap 16 sepeda motor saat melaksanakan patroli untuk menangani balap liar…
