Sembilan warga di Magetan diduga menjadi korban peredaran uang palsu yang menyerang warung kecil di daerah tersebut. Kasat Reskrim Polres Magetan, AKP Joko Susanto, mengungkapkan bahwa uang palsu pecahan Rp100 ribu ditemukan di setiap lokasi kejadian. Perbedaan antara uang palsu dan uang asli cukup jelas, sehingga para korban, kebanyakan penjual rokok dan pemilik warung kecil yang lanjut usia, tidak bisa mengenali pelaku. Pelaku juga menggunakan masker saat bertransaksi, sehingga sulit teridentifikasi. Pihak kepolisian tengah fokus dalam penyelidikan untuk menemukan identitas pelaku. Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati terhadap pembeli asing yang mencurigakan, terutama saat berbelanja di warung atau toko.
Fenomena Uang Palsu: 9 Warga Magetan Jadi Korban
Read Also
Recommendation for You
Polres Sumenep telah melakukan razia di beberapa lokasi hiburan malam yang diduga sebagai tempat penyalahgunaan…
Pada hari Rabu (10/12), pembangunan portal parkir digital di restoran Mie Gacoan di Jalan Ngagel,…
Tim penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember melakukan penggeledahan di salah satu sekolah di…
Polrestabes Surabaya berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana pengoplos tabung gas elpiji subsidi ke tabung…
Tersangka kasus dugaan penipuan penggelapan dana sebesar Rp4,5 miliar bernama Igo Heryanto masih belum berhasil…
Kasus dugaan penganiayaan di wilayah Lakarsantri, Surabaya, memunculkan konflik antara dua pihak. Dua perempuan, GPZ…
