Puluhan perempuan di Kabupaten Sidoarjo dan beberapa daerah lain menjadi korban penipuan arisan bodong oleh seorang perempuan berinisial NM. Modus operandi ini telah merugikan korban hingga Rp13 miliar hingga Rp15 miliar menurut kuasa hukum Dimas Yemahura. Penawaran arisan dengan keuntungan besar dalam waktu singkat membuat para korban tergoda untuk berinvestasi. Praktik arisan bodong ini diduga sudah berlangsung sejak 2020, namun korban baru menyadari penipuan tersebut sejak 2023. NM dikatakan menggunakan media sosial untuk mendapatkan anggota baru dengan setidaknya 102 orang menjadi korban di berbagai daerah seperti Sidoarjo, Malang, Solo, dan Jakarta. Jumlah kerugian tersebut mencapai belasan miliar rupiah. Situs berita lokal, JPNN.com, menyajikan konten terkait berita ini.
Puluhan Perempuan Jadi Korban Arisan Bodong di Sidoarjo: Kerugian Rp13 Miliar
Read Also
Recommendation for You
Seratus tujuh puluh penduduk Desa Sidorejo, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi dihebohkan dengan kejadian dua orang…
Sosok pelaku penyekapan satu keluarga di Kecamatan Socah, Bangkalan akhirnya berhasil diungkap oleh kepolisian. Perempuan…
Pria Surabaya Tertangkap Usai Merampas Motor Wanita di Media Sosial Polsek Wonokromo berhasil menangkap seorang…
Berita Terbaru: Kejari Jember Periksa Saksi Terkait Dugaan Korupsi Klaim BPJS di Rumah Sakit Kejaksaan…
Perempuan di Lamongan Alami Luka Dahi Akibat Konflik Tembok Penutup Akses Rumah Seorang perempuan berusia…
Polres Malang Ungkap Kasus Pembalakan Hutan di Sumbermanjing Wetan, Malang Polres Malang berhasil membongkar kasus…
