Anggota Komisi X DPR RI Soroti Potensi Ekonomi Cagar Budaya dan Museum di Malang Raya
Potensi besar di bidang kebudayaan dan pariwisata Kota Malang dan kawasan Malang Raya semakin terangkat dengan adanya banyak museum serta situs cagar budaya. Hal tersebut menjadi sorotan Anggota Komisi X DPR RI, La Tinro La Tunrung, dalam Kunjungan Kerja Panja Pelindungan dan Pemanfaatan Cagar Budaya Komisi X DPR RI ke Malang pada Kamis (21/5/2026).
Pentingnya Pelestarian Situs Cagar Budaya di Malang Raya
La Tinro menekankan pentingnya perhatian serius terhadap sejumlah situs cagar budaya yang ada di Malang Raya. Beberapa situs masih memerlukan penggalian lebih lanjut dan penanganan khusus untuk menjaga keberlangsungan pelestarian tanpa mengganggu aktivitas masyarakat sekitar. Di antara situs-situs tersebut, beberapa bahkan berlokasi di area sekolah, sehingga perlunya penanganan yang hati-hati.
Penekanan Terhadap Potensi Ekonomi Kebudayaan dan Pariwisata
Selain aspek pelestarian, La Tinro juga menyoroti potensi ekonomi sektor kebudayaan dan pariwisata di Malang Raya. Dengan jumlah wisatawan yang terus meningkat, mencapai lebih dari tiga juta orang menurut data Pemerintah Kota Malang, potensi ekonomi dari sektor pariwisata dan kebudayaan semakin terbuka lebar.
Perlunya Dukungan Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat
La Tinro menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kota Malang atas dukungan mereka terhadap kunjungan kerja Panja Komisi X DPR RI. Ia juga menekankan bahwa pelestarian museum dan cagar budaya harus menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Museum pendidikan menjadi salah satu fokusnya yang memerlukan dukungan lebih lanjut dari pemerintah pusat.
Pentingnya Penguatan Regulasi terkait Kebudayaan dan Kesenian
Selain aspek fisik pelestarian cagar budaya, La Tinro juga menyoroti pentingnya penguatan regulasi terkait dewan kesenian dan kebudayaan di daerah. Regulasi yang kuat diperlukan untuk memberikan perlindungan bagi pelaku dan pemerhati budaya. Dengan demikian, aspirasi dari berbagai pihak seperti pemerintah daerah, masyarakat, dan perguruan tinggi dapat diakomodasi dalam pembahasan Panja Pelindungan dan Pemanfaatan Cagar Budaya Komisi X DPR RI.












