BKSAP DPR RI Dorong Hasil Diplomasi Internasional Manfaatkan Potensi Ekonomi Daerah
Pada Rabu (1/7/2026), Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Jawa Tengah dengan fokus memastikan bahwa setiap langkah diplomasi internasional yang dilakukan Indonesia dapat memberikan manfaat nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Komitmen ini merupakan upaya untuk memperkuat sinergi antara potensi daerah dengan jejaring perdagangan dan kerja sama ekonomi global.
Peran Strategis Diplomasi Parlemen
Menurut Wakil Ketua BKSAP DPR RI, Muhammad Husein Fadlulloh, diplomasi parlemen memiliki peran strategis sebagai pelengkap hubungan antar pemerintah. BKSAP berperan sebagai penghubung yang membawa aspirasi daerah ke dalam agenda diplomasi Indonesia di berbagai forum internasional. Tujuannya adalah memanfaatkan potensi daerah dalam forum internasional serta mendukung kebijakan pembangunan yang lebih inklusif dengan pendekatan berbasis kewilayahan.
Manfaat Aksesi Indonesia ke OECD
Pada kesempatan tersebut, BKSAP juga menyosialisasikan manfaat proses aksesi Indonesia sebagai anggota Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD). Keanggotaan Indonesia di organisasi tersebut diharapkan dapat membantu pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan pembangunan yang lebih inklusif melalui pendekatan berbasis kewilayahan. OECD akan memberikan dukungan dalam penguatan tata kelola, mobilisasi data, serta digitalisasi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah.
Husein juga menekankan bahwa keberhasilan diplomasi tidak hanya bergantung pada proses perundingan internasional, tetapi juga pada kemampuan membangun kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, dan kalangan akademisi. Dengan potensi daerah yang semakin dikenal di tingkat internasional, Indonesia juga semakin diperhitungkan.
BKSAP berharap bahwa sosialisasi ini dapat mendorong pemerintah daerah untuk lebih aktif memanfaatkan peluang dari kerja sama dan diplomasi internasional yang diperjuangkan Indonesia. Dengan sinergi antara pusat dan daerah dalam diplomasi, diharapkan pertumbuhan ekonomi daerah dapat terus meningkat.










